SELAMAT DATANG DI KOMUNITAS BALADEWA JOGJA. MARI KITA BERKUMPUL UNTUK SHARING DAN JANGAN LUPA ISI BUKU TAMU YANG ADA ...... BALADEWA BANGET












































12/02/2009



di atas : the rev drumer A7X
dibawah : shavo odadjian basis system of a down..



Selanjutnya...

10/04/2009

pelukis malam


pelukis malam bernyanyi mengiringi jalan berliku, menjadi orang lain dan tidak bisa menjadi diri sendiri.. jangan lagi lukisan itu di nodai oleh semua darah yang kau berikan .. pelukis malam adalah pejalan kaki sepi dan resah ..
biar ..
jangan sentuh tubuhnya dengan kusamnya hatimu..dia adalah pemimpi yang berpaling dari realita .. berjalan kearah timur.. tempat dimana semua pengkhianatan menjadi peradaban yang tidak bermoral..
ada alasan menyeringai di sel tubuhnya ..serupa harimau mengaum saat ingin memangsa
seperti busuknya anjing hitam di jalan kusam ..
sudah tinggalkan saja ..
semuanya hanya khayalan yang di buat - buat untuk menutupi realita yang pernah di bungkam.
rasa-rasanya sudah seperti pembohong yang menjadi pengemis di jalan, menapaki aspal terjal berliku, semunya seperti fatamorgana, paradigma dunia menjadi pertanyaan yang jelas dimana semua menjadi sampah ketika pikirannya terbang melayang menjadi roh tak beretika.
sudah ..
akhiri saja ..
meski dia melebihi panglima perang
tapi tetap dia adalah pertapa kehilangan jejak.
sajaknya terlukis di kelamnya malam gulita.
perhatikan ..
bintang sayu itu menatapnya dengan air mata.
akhiri saja perjalanan ..
yang memilukan dan mnyedihkan ini. Selanjutnya...









Selanjutnya...

malam perselingkuhan

tertulis di bibir waktu yang bengis
ucapan yang rentan usia
memakna dalam setiap air mata
menangis ucapan perselingkuhan
pada wanita gatal penghias kabut malam
sepi yang menggoda
menyanyikan lagu ibu pertiwi di ganti dengan nada rendah dan tempo cepat
seperti iringan musik setan di tempat sampah yang busuk

tangisan memilukan para pezina seperti lolongan srigala di atas kuburan para pecundang.
biarkan sepi hingga tak ada suara kotormu lagi menghiasi ruangan suci ini .
jangan lagi kembali
mulutmu berbusa saat janji kau tawarkan menjadi sampah
seperti penyihir laknat di malam para pengkhianat


anjing hitam akan perlahan mencintaimu di malam purnama ini Selanjutnya...

5/06/2009

si muka dua

di buang lalu di caci dalam kehidupan kotor ini, karena memang pembohong adalah kotoran sampah yang menghina sepi waktu menyendiri dan saat-saat terakhir berjumpa dengan kematian, pergilah aku sudah tidak mau mematuhi semua perbuatanku yang kau kira lebih munafik dari pada setan dan pelacur pinggiran itu, aku pernah merasa di sudutkan dalam dunia realita yang sempit ini dan rasanya sangat menyakitkan saat melalui hari-hari sendiri dengan tingkah laku yang bodoh dan bego, pergilah karena memang kemunafikan ada dalam sisi hidupku, di jauhi dari kehidupan dan apakah selamanya akan tercipta saat kepatuhan memang harus ada, di jauhi dan di benci sangat menyakitkan tapi aku masih tetap tak bisa taat dalam kepatuhan dan bukan aku saja yang busuk tapi mereka juga lebih busuk dan munafik walaupun aku bukan harapan mereka satu-satunya untuk masa depan dan aku masih bingung siapa pengkhianat sebenarnya di antara kita.

Selanjutnya...

2/17/2009

SILATURAHMI MALAM

Lalu kau sebut apa tentang semua ini

Yang membuatku terbakar dalam api kemarahan

Memakan bangkai waktu yang terpecah menjadi dua

Tahajud yang memilukan

Doa yang tak lagi bersimpuh

Mungkin jawabku sudah mati dalam tanya

Meski mencoba untuk merengkuh waktu

Ah ... apa pula yang di tunjukkan malam ini

Aneka perselingkuhan di suguhkan

Bermacam keraguan di buat menjadi film pendek yang berdurasi 4 jam

Sampai subuh menjelang dan kokok ayam bernyanyi dalam kesepian hari

Semua seperti sandiwara dunia kotor dan harap cinta yang bajingan

Dan pelacur murahan yang menjajakan tubuh kepasrahnnya

Malam ini seperti pertunjukkan

Malam ini perselingkuhan di mulai

Dan Undang – Undang HAM di cap pas di dahi

Agar semua tahu bahwa inilah pekerjaan yang tak pernah tertinggal

Menjadi artis dalam pertunjukan malam

Dan penduduk langit adalah penontonnya

Tapi aku adalah manusia yang menangis saat di malam ini terjadi begitu saja

Perselingkuhan malam dalam setiap silaturahmi yang hilang

Silaturhami kelamin yang berteriak memuja kuburan yang tertidur di atas pangkuan cinta

Dan berbau seperti mesiu para pasukan perang

Hah.. sudahlah

Tidurlah dan nikmati mimpi itu




Selanjutnya...

SESAL YANG BERHARAP

Bawa rinduku pergi

Di tempatmu berpaling

Agar rasa yang tertinggal bercampur menjadi satu

Meski saat kau tahu kenapa ini bisa terjadi

Robekan hati yang terpecah tak lagi menjadi luka yang dalam

Meski aku tahu kau dengan sebuah pertanyaan yang agak rumit

Berjalan berdua lalu mengubah malam menjadi malam petir

Sedikit rumit dan tak meyakinkan hati

Sayang ....

Tak selamanya aku mampu bertahan seperti ini

Tak selamanya pula akau mampu berdiam diri seperti ini

Putuskan sesuatu dan hadapkan aku dalam dua pilihan

Agar aku bisa pergi dengan tenang tanpa beban

Atau kau bunuh saja aku

Agar setiap langkah tidak selalu keliru

Putuskan segera sayang

Aku menunggumu

Menunggu sebuah kebencian yang akan segera datang

Menyusul sebuah kematian yang menghilang dalam kelam

Bangkalan, 07 februari2009

FAHMIE AHMAD





Selanjutnya...